Monday, 23 December 2013

Telling Tuesday #2



Telling Tuesday adalah meme yang dihost oleh The Little Present. Untuk cara mainnya kamu harus menjawab tiga pertanyaan:
1.Kamu sudah baca buku apa selama satu bulan sebelumnya?
2.Saat ini sedang baca apa?
3.Kamu berencana baca buku apa selama satu bulan ke depannya?


Kamu sudah baca buku apa selama satu bulan sebelumnya?
Wah kebetulan saya lupa udah baca buku apa aja selama bulan November. Bikin reviewnya aja belum sempat. Yang saya ingat, saya sudah tamat Harry Potter and the Sorcerer’s Stone, Harry Potter and the Chamber of Secret, dan Harry Potter and the Prisoner of Azkaban (yang barusan aja tamat, Harry Potter and the Goblet of Fire).
Karena baru beberapa hari yang lalu download Aldiko Book Reader (dulunya saya pake FBReader) hanya ini yang saya import.


Saat ini sedang baca apa?

Kamu berencana baca buku apa selama satu bulan ke depannya?
Karena If I Stay sepertinya menjanjikan, saya berencana lanjut baca sekuelnya. Tapi karena awal Januari saya bakal UAS, kayaknya nggak bakal terlaksana dalam waktu dekat huehehe.

Friday, 20 December 2013

Bagaimana Nasib Buku Perpustakaan Kita? (berat, nih)


Tolong. Tolong sekali saja jangan ingatkan saya kalau makalah SEM-nya belum selesai ToT


Untuk malam ini, saya jalan-jalan di beberapa book-tumblr (eh apa sih namanya, pokoknya pengguna tumblr yang mendedikasikan tumblrnya itu untuk membahas buku). Dan aduuuuuuuh bisa batal nih diet buku saya.

Berbeda dengan blog buku, book-tumblr ini menurut saya lebih menarik *dirudal dari berbagai arah*. Ciyus deh, karena banyak foto buku-buku yang bikin mupeng (terutama book haul mereka yang bikin gedek-gedek), toko buku cantik dan vintage, bahkan ada yang suka banget ngeposting foto pacarnya yang lagi nunggu dia beli buku sambil duduk anteng mana ganteng lagi pacarnya. Aduh duh duh duuuuuhhhhh :”>

Dan sampailah saya pada topik postingan yang entah apa maksudnya ini. Kalau saya perhatikan, para book-tumblr ini hidupnya bahagia sekali. Lihat saja buktinya.






Copyright by noseinabook

Di sana, buku baru banyak tersedia di perpustakaan, kebanyakan dalam bentuk hardcover. Dan masih licin bau kertas baru. Mayoritas buku yang mereka pinjam adalah fiksi populer, dan mereka boleh meminjam lebih dari dua buku!!!

*langsung packing* *siap-siap pindah*

Yah, bukan bermaksud nggak bersyukur sih. Tapi otak saya yang rada liar ini hobinya memang membanding-bandingkan. Setelah jengkel Harry Potter ke-5 disamber orang lebih dulu di Perpusda kemarin, saya jadi rada sedih karena sudah berkali-kali datang ke Perpusda dan seringnya kecele. Entah karena bukunya yang buluk menguning, tiba-tiba nongol seri kedua tanpa ada kabar dari seri pertamanya, sampe bukunya yang keriting bekas kena air dan beberapa halaman yang hilang. Maksudnya, selama dipinjam tuh bukunya diapain sih? -_________-

Dan jangan dibahas deh gimana jengkelnya saya pas lagi asyik baca tiba-tiba ada anak kecil berlarian, belajar baca keras-keras, atau tidur selonjoran sambil nunggu ibunya baca, dan itu semua terjadi di ruangan fiksi/remaja. Kan, perpustakaan sudah menyediakan ruangan khusus untuk anak-anak. Pites juga, nih!

Eh, kok jadi emosi gini sih. Intinya ya, em.......... ya saya sedih aja. Saya akui deh, saya jarang main ke daerah nonfiksi. Tapi sebagai warga negara yang rajin bayar pajak (senjata pamungkas kita adalah gue kan udah bayar pajak, jadi gue berhak)--IYA, SAYA BERCANDA--saya juga ingin memanfaatkan fasilitas yang disediakan negara dengan sebaik mungkin.

Jadi mungkin bisa diubah dari yang awalnya "namanya juga dipakai orang banyak pantes aja buluk" menjadi "wah habis ini masih banyak yang butuh jadi harus gue jaga baik-baik". Nggak cuma berlaku buat buku/perpustakaan aja sih. Bisa uang kertas, halte bus kota, atau bahkan taman. Kan kasihan, pemerintah buat nurunin SK pembangunan dan pemeliharaannya aja udah seret karena anggarannya terbatas, eh malah dipake sembarangan. Nanti kalo ada apa-apa, pemerintah lagi yang disalahin :)))

Atau mau nyalahin Pak SBY (lagi)? Ckck.


Begitu ya teman-teman, dan saya nggak bakal ngelanjutin makalah SEM nya lalala~

Wednesday, 18 December 2013

Wishful Wednesday #18

Halo halo. Pertama, saya mau minta maaf yaa kalau akhir-akhir ini jarang sekali update blog Jar of Inspirations. Walaupun kegiatan membaca masih jalan terus, jujur saja untuk membuat review saya masih nggak sempat. Karena sebentar lagi bakal memasuki minggu tenang sebelum UAS, jadi banyak dosen yang kasih tugas dengan deadline mepet dan (ini yang paling saya benci) harus ditulis tangan dalam berlembar-lembar folio. Jadi tiap pegang laptop, jari udah bengkak gara-gara kelamaan pegang polpen, dan yaaah…. mood buat bikin review udah buyar.

Dan yang kedua, aduh Kak Astrid maaf banget udah berminggu-minggu nggak ikut Wishful Wednesday. Beberapa buku yang saya inginkan sudah terkabul (Alhamdulillah), dan kemarin Mami juga meminjamkan Boxset Narnia yang sudah saya idam-idamkan *nangis pelangi* Makanya agak bingung juga minggu ini mau ngidam apa. Dih sombong. Hahaha.

Awal Desember, saya lagi memulai baca ulang Harry Potter. Seri pertama, Harry Potter and the Sorcerer’s Stone, sudah tamat. Dan ini saya lagi pinjam Perpusda serinya yang kedua, Harry Potter and the Chamber of Secret. Sayang sekali, di Perpusda serial Harry Potter hanya ada yang ke-1, 2, 4, 5, 6, 7. Yang ke-3 nya kemana?   

Di manapun kau berada….. ay nid yu…………..
Harry Potter dan Tawanan Azkaban (Harry Potter #3)
SELAMA dua belas tahun, penjara sihir Azkaban yang mengerikan mengurung tawanan berbahaya bernama Sirius Black. Black yang ditahan karena membunuh tiga belas orang dengan dengan satu kutukan, dikabarkan sebagai putra mahkota si Pangeran Kegelapan. Voldemort.

Sekarang Black berhasil kabur. Hanya ada dua petunjuk untuk memperkirakan ke mana kiranya tujuannya: Keberhasilan Harry Potter mengalahkan Voldemort berarti kejatuhan Black juga. Dan para pengawal Azkaban sering mendengar Black mengigau dalam tidurnya, "Dia di Hogwarts... dia di Hogwarts."

Harry Potter tidak aman, bahkan sekalipun dia berada di dalam perlindungan dinding kastil sekolah sihirnya, dan dikelilingi oleh teman-temannya. Karena... mungkin saja ada pengkhianat di antara mereka!





Nah buat kalian mau ikutan, pastikan kamu ikutin T&C-nya yaa di blognya Kak Astrid. Happy Wednesday! :)
 

Thursday, 12 December 2013

Shopaholic & Baby by Sophie Kinsella


Judul: Shopaholic & Baby
Penulis: Sophie Kinsella
Tebal: 358 halaman
Penerbit: The Dial Press
Chick Lit/ Humor
Published February 27th 2007


Danny’s still staring at my stomach. “What if it’s a girl in there? Another little Becky Bloomwood. You better get back to the office, Luke, and earn some money. You’re gonna need it.”
Betapa pun saya jengkel sama Rebecca Brandon (née Bloomwood), tidak bisa dipungkiri saya akan kembali dan kembali lagi baca seri ini. Oh, ini semacam candu bagi saya. Apalagi Becky dan Luke sedang menanti-nanti kelahiran bayi mereka!

Semua masalah bermula ketika Becky ingin mengganti dokter kandungannya yang awalnya pria tua, membosankan, tapi berpengalaman (Dr. Braine bahkan mengangani kelahiran Luke dulu) kepada Venetia Carter, dokter kandungan para selebritis dan supermodel. Sulit sekali ndusel antrian untuk menjadi pasien Venetia, but she always find the way!!

Venetia, yang ternyata sangat cantik dan modis (dan pintar dan sukses, kalau boleh ditambahkan) ternyata adalah mantan pacar Luke dan teman kuliahnya sewaktu di Cambridge. Sangat sulit bagi Becky untuk tidak insecure, karena Luke yang awalnya jengkel berat ketika harus melepas Dr. Braine, tiba-tiba menjadi bersemangat dengan keputusan mereka. Luke pun jadi sering ikut  reuni bersama teman-teman kuliahnya dan sering senyum-senyum sendiri ketika mengirim/menerima SMS. Dan sayang sekali ketika Becky mengintip SMSnya…. pesan mereka terbungkus kode berbahasa Latin.

Sunday, 1 December 2013

[Book Review] Amy & Roger's Epic Detour by Morgan Matson


Judul: Amy and Roger’s Epic Detour
Penulis: Morgan Matson
Tebal: 352 halaman
Penerbit: Simon & Schuster Books for Young Readers
Young Adult/ Road Trip
Published May 4th 2010

Praise for Road Trip and Summer Books! Oh God, dengan ini saya menyatakan bahwa YA Summer Books merupakan aliran saya, I breathe and live with summer books!

Oke, mungkin sedikit lebay. Tapi……… *tarik napas dalam-dalam* *buang perlahan-lahan* begitulah yang saya rasakan di tiap lembar yang saya baca :')


Kecelakaan yang merenggut nyawa ayahnya membuat Amy Curry dihantui perasaan bersalah—karena dia yang mengemudikan mobil itu. Di saat terendah dalam hidupnya, semua orang serasa menghilang; Charlie, saudara kembarnya, harus menjalani rehab. Dan ibunya harus mempersiapkan kepindahan mereka di Connecticut. Tinggal ia sendiri, menghabiskan tahun akhir sekolahnya di North Carolina, terkurung di rumah kosong yang akan segera dijual.

Hingga akhirnya ibunya meminta ia untuk mengantarkan mobil mereka, sebuah Liberty, dari North Carolina menuju Connecticut. Ibunya telah menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan. Reservasi hotel, jalur yang harus dilewati, bahkan sang sopir sendiri. Karena Amy tidak bisa menyetir tanpa merasa panik, maka ibunya meminta tolong kepada anak sahabatnya, Roger Sullivan, yang kebetulan akan menghabiskan musim panas bersama ayahnya di Philadelphia dan membutuhkan tumpangan. Roger adalah teman main Amy semasa kecil. Tapi tetap saja bagi Amy, Roger adalah orang asing.

Di saat-saat terakhir itulah Amy mengambil keputusan. Terdorong oleh keinginan untuk melupakan sejenak masalah dalam hidupnya, ia memutuskan untuk mengambil rute yang berbeda dari yang direncanakan ibunya.  Di luar dugaan, Roger ternyata mendukung rencana tersebut. Dan dimulailah petualangan Amy dan Roger mengelilingi Amerika.