Pencapaian membaca tahun 2019 bisa dibilang sangat memuaskan. Di tahun 2019, saya menetapkan beberapa resolusi membaca, antara lain (1) sebisa mungkin mengulas buku yang sudah ditamatkan di blog, (2) quality over quantity dalam hal memilih bacaan, dan (3) mulai mengeksplor berbagai genre nonfiksi. Berkat konsistensi menjalankan resolusi tersebut—dibantu dengan iPad dan beberapa pihak memberi saya hadiah dalam bentuk buku—saya berhasil menamatkan 66 buku.
Jawaban atas "Kok bisa sih punya waktu buat baca buku segitu banyak?" adalah, "Saya menyempatkannya."
Resolusi nomor satu sudah saya upayakan semampunya, sehingga postingan di blog tahun 2019 jadi jauh lebih banyak dari tahun sebelumnya. Berkat resolusi kedua, saya jadi semakin selektif dalam membeli buku. Tidak ada lagi timbunan buku baru menggunung yang terabaikan di rak, dan hal tersebut secara signifikan membuat hati lebih plong. Berkat resolusi ketiga, saya berhasil keluar dari jerat reading slump, bahkan saat ini masih jatuh cinta setengah mati dengan genre memoar dan biografi sejarah dari tokoh-tokoh penting. Sepertinya, saya akan menerapkan kembali ketiga resolusi membaca tersebut di tahun 2020. Dengan tekanan yang lebih ringan, karena waktu luang sudah tidak sebanyak tahun lalu.
Dari 66 buku yang terbaca di tahun 2019, ada segelintir kecil yang berhasil mendapatkan predikat 5 bintang. Setelah saya pikir-pikir lagi, buku yang mendapat predikat bintang 5 bukanlah buku yang saking berkesannya, membuat saya kepikiran berbulan-bulan setelah ditamatkan. Buku dengan predikat 5 bintang adalah buku yang membantu saya di saat yang tepat. Biasanya saya baca untuk kepentingan rekreatif, namun khusus bagi mereka, fungsinya lebih kepada praktikal—membimbing saya untuk menjalani hidup yang lebih baik saat menghadapi suatu masalah atau saat mandeg di situ-situ saja. Jika disuruh baca ulang, paling saya tidak akan kasih 5 bintang lagi, karena saat ini statusnya sudah move on, sudah punya masalah baru yang memerlukan pemecahan dari buku lain. Oleh karena itu, besar kemungkinan buku 5 bintang versi saya belum tentu akan jadi 5 bintang versi kalian.
