The Beginning of Everything (judul asli: Severed Heads, Broken
Hearts)
penulis Robyn Schneider
335 halaman, Young Adult/
Contemporary
Dipublikasikan 27 Agustus 2013
oleh Katherine Tegen
Sometimes I think that everyone has a tragedy waiting for them, that the people buying milk in their pajamas or picking their noses at stoplights could be only moments away from disaster. That everyone’s life, no matter how unremarkable, has a moment when it will become extraordinary—a single encounter after everything that really matters will happen.
Teori itulah yang dipegang Ezra
Faulkner sejak dulu. Bagi Ezra, kehidupan seseorang baru akan
benar-benar dimulai setelah orang tersebut mengalami sebuah tragedi besar dalam
hidupnya. Tragedi bagi Toby Ellicott, sahabatnya, datang ketika ia merayakan
ulang tahun ke-12 di Disneyland. Toby dan Ezra memilih tempat duduk roller coaster paling belakang, dan
seorang turis Jepang yang duduk di depan Toby tidak mengindahkan peringatan dengan
berdiri ketika roller coaster melaju
kencang menuju terowongan berlangit-langit rendah.
Bisa dibayangkan betapa shocknya
Toby karena selama sisa perjalanan, ia harus memegang kepala turis yang
terpenggal. Dan itu terjadi di hari ulang tahunnya.
Di saat Toby harus menjalani
tahun-tahun selanjutnya dengan ejekan kepala terpenggal, hidup Ezra terus
melaju mulus. Dia berbakat bermain tenis, populer, golden-boy-material (Kapten Tenis dan Homecoming King, okay?). Hingga tragedi pun menghampiri
kehidupannya.
